Mengutip keterangan dari buku 'Hitam Putih Kerajaan Pajajaran: dari Kejayaan hingga Keruntuhan Kerajaan Pajajaran' karya Fery Taufiq El Jaquene, Prabu Siliwangi punya nama lengkap Prabu Dewantaprana Sri Baduga Maharaja. Ia adalah putra Prabu Dewa Niskala, yang lahir pada tahun 1401 Masehi di Kawali, Ciamis, Jawa Barat. Prabu Siliwangi mengawali Prabu Siliwangi. Di Tatar Pasundan, Sri Baduga ini lebih dikenal dengan nama Prabu Siliwangi. Nama Siliwangi sudah tercatat dalam Kropak 630 sebagai lakon pantun. Naskah itu ditulis tahun 1518 ketika Sri Baduga masih hidup. Lakon Prabu Siliwangi dalam berbagai versinya berintikan kisah tokoh ini menjadi raja di Pakuan. Dari berbagai sumber naskah yang digunakan dalam artikel ini, identifikasi Prabu Siliwangi mengarah pada Prabu Sri Baduga Maharaja (1482-1521), penguasa kerajaan Sunda yang berdomisili di Pakwan Arti Kata. Bubuy bulan, bubuy bulan sanggrai bintang. Matahari matahari di sasateTiap bulan, tiap bulan jemput aku. Tiap hari, tiap hari juga baikSitu Ci buruy, ikannya susah di pancing. Bergetar hati, melihat jernih airnyaDuh itu siapa, yang lewat tiap pagi. Bergetar hati, melihat sorot matanya. Baca juga: Lirik Lagu Tokecang Dan Manfaatnya Mempelajari kata-kata kunci itu, berupaya menemukan tema-tema yang berasal dari data. The traditional belief came from the ancestors' inheritance, namely King Siliwangi (Prabu Siliwangi) of N8uj.

kata mutiara prabu siliwangi